Minggu, 27 Maret 2011

comparative

Unequal Comparison

Kebalikan dari equal comparison adalah unequal comparison. Unequal comparison digunakan untuk membandingkan 2 hal  atau lebih, dan hal yang dibandingkan tersebut tidak sama.
Ada dua tipe unequal comparison, yaitu:
  1. Comparative (kalimat perbandingan tingkat II), jika hal yang dibandingkan adalah dua (2).
  2. Superlative (kalimat perbandingan tingkat III), jika hal yang dibandingkan adalah lebih dari dua.
Tulisan ini khusus membahas cara membuat kalimat comparative (atau kalimat perbandingan tingkat II), termasuk multiple number comparison dan double comparison, plus contohnya masing-masing.

Comparative

Dalam membuat kalimat comparative, perhatikan ketentuan-ketentuan berikut:
a.  Tambahkan -er di akhir adjective jika adjective tersebut hanya memiliki 1 atau 2 suku kata. Contoh: sooner (lebih awal), quieter (lebih sunyi), thicker (lebih tebal), dll.
b.  Gunakan more + adjective jika adjective tersebut memiliki 3 suku kata atau lebih. Contoh: more beautiful (lebih cantik), more important (lebih penting), more believable (lebih dapat dipercaya), dll.
c.  Gunakan more + adjective jika adjective tersebut memiliki akhiran -ful, -ish, -ous. Contoh: more successful (lebih sukses), more foolish (lebih bodoh), more cautious (lebih hati-hati), dll.
d. Gunakan more + adjective jika verb3 atau gerund digunakan sebagai adjective.  Contoh: more bored (lebih bosan), more tired (lebih lelah), more interested (lebih tertarik), more interesting (lebih menarik), more challenging (lebih menantang), dll.
e.  Untuk adjective yang memiliki 1 suku kata, jika diakhiri dengan satu konsonan (kecuali x, y, dan z) dan konsonan tersebut diawali dengan satu vowel (huruf hidup),   gandakan konsonan terakhir kemudian tambahkan er. Contoh: hot – hotter (lebih panas), red – redder (lebih merah), big -bigger (lebih besar), dll.
f.  Jika adjective diakhiri dengan konsonan y, ganti y dengan i kemudian tambahkan er. Contoh: happy – happier (lebih bahagia), dry – drier (lebih kering), pretty – prettier (lebih cantik).
g.   Hafalkan irregular comparative dan superlative (kata sifat yang berubah secara tidak beraturan) berikut:
Adjective
Comparative
Superlative
good (baik)
well (dengan baik)
bad (jelek)
badly (dengan jelek)
far (jauh)
far (jauh)
many (banyak)
much (banyak)
better (lebih baik)
better (dengan lebih baik)
worse (lebih jelek)
worse (dengan lebih jelek)
farther (lebih jauh)
further (lebih jauh)
more (lebih banyak)
more (lebih banyak)
best (terbaik)
best (dengan terbaik)
worst (terjelek)
worst (dengan terjelek)
farthest (terjauh)
furthest (terjauh)
most (terbanyak)
most (terbanyak)
Note: Akhiran -er memiliki arti yang sama dengan more; Keduanya tidak boleh digunakan secara bersamaan. INCORRECT jika  menuliskan: more better, more prettier, more hotter, etc.
Pola untuk unequal comparison adalah sebagai berikut:
S + verb/be
adjective + er)
(adverb + er)
(more + adjective/adverb)
(less + adjective/adverb)
than
Noun
Subject Pronoun
Note:
  1. Hanya ada beberapa adverb yang bisa ditambahkan -er, yaitu: fast – faster (dengan lebih cepat), soon – sooner (dengan lebih awal), hard – harder (dengan lebih keras/giat), late – later (lebih belakangan).
  2. Pada umumnya adverb dibuat dengan menambahkan -ly pada adjective (i.e. adjective+ly). Dalam hal ini,  gunakan more + adverb. Contoh: more carefully (dengan lebih hati-hati), more loudly (dengan lebih nyaring), more cunningly (dengan lebih cekatan), etc.
  3. Gunakan subject pronoun setelah than.
Contoh:
  1. Your grade is higher than mine. (Nilai kamu lebih tinggi dari nilai saya).
  2. Today is hotter than yesterday. (Hari ini lebih panas dari kemarin).
  3. This sofa is more comfortable than the other one. (Sofa ini lebih nyaman dengan sofa yang satunya lagi).
  4. He speaks English more fluently than I.  (Dia berbicara bahasa Inggris lebih fasih dari saya).
  5. Nowadays, being a good person is less important than being a rich man. (Belakangan ini, menjadi orang baik kalah penting daripada menjadi orang kaya).
  6. Your idea is more interesting than mine. (Ide kamu lebih menarik dibandingkan dengan ide saya).
  7. She was more interested in studying speaking than learning grammar. (Dia dulu lebih tertarik belajar speaking dibanding belajar tata bahasa).
Tingkat perbandingan dalam unequal comparison dapat dipertegas dengan menambahkan far atau much, seperti pada pola berikut:
S + verb
far
much
(adjective + er)
(adverb + er)
(more + adjective)
(more + adverb)
(less + adjective)
(less + adverb)
than
Noun
Subject Pronoun
Contoh:
  1. Toni’s car is far more expensive than mine. (Mobil Toni jauh lebih mahal dibandingkan dengan mobil saya)
  2. Today is far hotter than yesterday. (Hari ini jauh lebih panas dibandingkan dengan kemarin)
  3. This sofa is far more comfortable than the other. (Sofa ini jauh lebih nyaman dengan sofa satunya lagi).
  4. He speaks English far more fluently than I.  (Dia berbicara bahasa Inggris jauh lebih fasih dibandingkan dengan saya)
  5. A tiger runs much faster than a rabbit. (Seekor harimau lari jauh lebih cepat dibandingkan dengan seekor kelinci).
Noun juga dapat digunakan dalam comparison. Determiners yang digunakan tergantung pada apakah nouns dapat dihitung atau tidak. Gunakan many atau few jika diikuti oleh countable nouns, dan gunakan much atau little jika diikuti oleh uncountable noun.
S + verb + as
many
much
little
few
noun + as
Noun
Subject Pronoun
Atau
S + verb
more
fewer
less
fe
noun + than
Noun
Subject Pronoun
Contoh:
  1. I have more books than you. (Saya punya lebih banyak buku dari kamu).
  2. February has fewer days than March. (Bulan Februari punya lebih sedikit hari dibandingkan dengan bulan Maret).
  3. She earns as much money as her husband. (Dia menghasilkan uang sebanyak suaminya). Money adalah uncountable noun.
  4. I usually eat less rice than he.  (Saya biasanya makan nasi lebih sedikit dari dia). Rice adalah uncountable noun

Multiple number comparison

Perbandingan dengan menggunakan multiple number, seperti a half (separuh), twice atau two times (dua kali), trice atau three times (tiga kali), five times (5 kali), dst, mengikuti pola berikut:
S + verb + multiple number + as
much
many
noun + as
Noun
Subject Pronoun
Ingat: much diikuti oleh non-countable noun, sedangkan many diikuti oleh countable noun.
Contoh:
  1. Taufik Higayat has won three times as many champioships as Sony Dwi Kuncoro. (Taufik Hidayat telah memenangkan kejuaraan 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan Sony Dwi Kuncoro).
  2. My friend has a half as many CDs as I. (Jumlah CD yang dimiliki teman saya adalah setengah dari jumlah CD yang saya punya).
  3. Canada has a thousand times as much fresh water as Indonesia. (Canada punya air tawar 1000 kali lebih banyak dibandingkan dengan Indonesia).

Double comparison

Dalam double comparison, baik main clause (pokok kalimat) maupun subordinate clause (anak kalimat) menggunakan comparative (unequal comparison). Perhatikan pola berikut:
The
(adjective+er)
(adverb + er)
(more + adjective)
(more + adverb)
(less + adjective)
(less +adverb)
S +verb, the
(adjective+er)
(adverb + er)
(more + adjective)
(more + adverb)
(less + adjective)
(less +adverb)
S + verb
Contoh:
  1. The longer the durian tree grows, the better it produces. (Semakin lama pohon durian itu tumbuh, semakin baik dia berproduksi).
  2. The higher the oil price is, the more miserable the Indonesian people are. (Semakin tinggi harga minyak, semakin menderita penduduk Indonesia).
  3. The more frequently we study, the higher our grades will be. (Semakin sering kita belajar, akan semakin tinggi nilai kita).
Dalam unequal comparison, kata than dapat diganti dengan phrase of the two, dengan mengikuti pola berikut:
S + verb + the
(adjective+er)
(adverb + er)
(more + adjective)
(more + adverb)
(less + adjective)
(less +adverb)
of the two + (plural noun)
Note: Phrase of the two + (plural noun) juga dapat diletakan sebelum main clause, tetapi jangan lupa menyisipkan tanda koma. setelah phrase tersebut. Plural noun bersifat optional (bisa ada bisa juga tidak ada). Plural noun biasanya dihilangkan jika pembaca atau lawan bicara sudah tahu apa yang dibandingkan.
Contoh:
  1. Robby is the bigger of the two dogs. (Robby lebih besar dari kedua anjing tersebut). Karena yang dibandingkan sudah diketahui oleh lawan bicara, kata dogs setelah phrase of the two dapat dihilangkan, sehinga kalimatnya menjadi : Robby is the bigger of the two.
  2. Of the two students, Rommy is the smarter. (Dari kedua siswa tersebut, Rommy lebih pintar). = Of the two, Rommy is the smarter.
  3. Of the two, this book is the easier to study. (Dari kedua (buku), buku ini lebih gampang dipelajari).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar